Sunday, May 17, 2026

PSAT TA 2025/2026

TULISKAN JAWABAN SINGKAT dari LATIHAN BERIKUT INI!

1. Tuliskan 9 Nama wali songo beserta nama asli dan cara berdakwah beliau!

2. Tuliskan suluk tombo ati, dan siapa pengarangnya?

3. Jelaskan Maksud dakwah moh limo dari sunan ampel!

4. Jelaskan Tujuan di terapkannya al kulliyatil khomsah!

5. Berikan contoh 3 Implementasi hifdz al Aql dan 3 larangannya!

6. Sebutkan 3 Manfaat sifat syajaah!

7. Berikan 3 Contoh Implementasi syajaah di lingkungan Sekolah!

8. Jelaskan Pengertian mujahadah an nafs dan berikan contoh  implementasinya dalam kehidupan di lingkungan sekolah!

9. Sebutkan 3 hal yang bisa menimbulkan gadhab dan cara meredamnya!

10. Berikan 3 Contoh tawakkal dilingkungan sekolah!

11. jelaskan Pengertian 

      a. Al Hilm, 

      b. Syajaah, 

      c. gadhab, 

      d. tahawur, 

      e. ittiba al hawa, 

      f. jubbun 

dan berikan masing-masing 2 contohnya!

12. Jelaskan mengapa Sifat raja (berharap kepada Allah) harus dibarengi dengan sifat  khauf?

13. Sebutkan 3  Tanda orang yang takut kepada Allah menurut abu Laits samarqandi!

14. Tuliskan 3 Hikmah disyari’atkan pernikahan!

15. Berikan Penjelasan mengenai Kategori pezina dan hukumannya!

16. Bagaimana Cara menghindari zina di zaman sekarang ini?

17. Sebutkan Dampak dari perbuatan zina!

18. berikan contoh implementasi Sikap yang mencerminkan QS. An-Nur ayat 2!

19. Perhatikan QS. Al-Isra ayat 32 dan Tuliskan lafadz yang memiliki hukum bacaan 

      a. Mad Tobi'i, 

      b. Mad Wajib Muttasil, 

      c. qolqolah 

      d. mad 'arid lissukun 

20. Tuliskan Ayat Qur'an 

       a. QS. Al-Isra ayat 32

       b. QS. An Nur ayat 2



Monday, November 24, 2025

Materi PSAS Gasal Tahun Ajaran 2025/2026

 

Materi PSAS Gasal Tahun Ajaran 2025/2026

 

  1. Tuliskan Hukum bacaan dari potongan ayat : وَلَوْ شَاۤءَ اللّٰهُ لَجَعَلَكُمْ اُمَّةً وَّاحِدَةً وَّلٰكِنْ لِّيَبْلُوَكُمْ فِيْ مَآ اٰتٰىكُمْ
  2. Jelaskan Fungsi al-Quran sesuai dengan QS. Al Maidah 48!
  3. Jelaskan manfaat dari bekerja secara berkolaborasi!
  4. Tuliskan Pesan pesan yang terkandung dalam QS Al Maidah : 48!
  5. Tuliskan Arti at taubah 105!

Sunday, August 24, 2025

UH Bab 1 Smt 1 Kelas X

 

ULANGAN HARIAN 1, 2

PAI KELAS X

SMK Pancasila 1 Kutoarjo

Agustus - September 2025

 

Wednesday, April 24, 2024

Memaafkan dan Kesehatan

 

Penelitian menggunakan teknologi canggih tentang pencitraan otak seperti tomografi emişi positron dan pencitraan resonansi magnetic, berhasil mengungkap perbedaan pola gambar otak orang yang memaafkan dan yang tidak memaafkan. Orang yang tidak memaafkan terkait erat dengan sikap marah yang berdampak pada penurunan fungsi kekebalan tubuh. Mereka yang tidak memaafkan memiliki aktivitas otak yang sama dengan Otak orang yang sedang stres, marah, dan melakukan penyerangan (agresif).

Demikian pula, ada ketidaksamaan aktivitas hormon dan keadaan darah si pemaaf dibandingkan dengan si pendendam atau si pemarah. Pola hormon dan komposisi zat kimia dalam darah orang yang tidak memaafkan bersesuaian dengan pola hormon emosi negatif yang berkaitan dengan keadaan stres. Sikap tidak memaafkan cenderung mengarah pada tingkat kekentalan darah yang lebih tinggi. Keadaan hormon dan darah sebagaimana dipicu sikap tidak memaafkan berdampak buruk pada kesehatan.

Raut wajah, daya hantar kulit, dan detakjantungjuga diteliti ilmuwan dalam kaitannya dengan sikap memaafkan. Sikap tidak memaafkan memiliki tingkat penegangan otot alis mata lebih tinggi, daya hantar kulit lebih tinggi, dan tekanan darah lebih tinggi. Sebaliknya, sikap memaafkan meningkatkan pemulihan penyakit jantung dan pembuluh darah.

Kesimpulannya, sikap tidak mau memaafkan berdampak buruk pada kesehatan. Hal ini akan memperhebat reaksi jantung dan pembuluh darah di saat sang penderita mengingat peristiwa buruk yang dialami. Sebaliknya, sikap memaafkan berperan sebagai penyangga yang dapat menekan reaksi jantung dan pembuluh darah sekaligus memicu pemunculan tanggapan emosi positif yang menggantikan emosi negatif.

( Sumber: Penelitian: Memaafkan Mendatangkan Kesehatan - Hidayatullah.com)

 


Monday, April 22, 2024

KISAH PAKU DAN SEBATANG BALOK KAYU

 

Alkisah, tersebutlah seorang murid yang memiliki sifat temperamental, mudah marah dan kesulitan mengendalikan dirinya. Dia selalu mengalami kesulitan untuk mengontrol emosinya, bahkan selalu mudah marah dan berkata kasar hanya untuk kesalahan-kesalahan kecil orang lain yang membuatnya tersinggung. Hingga pada suatu hari ia dipanggil oleh gurunya. Sang guru merasa berkewajiban untuk menasehati dan menjadikan murid ini lebih baik akhlaknya, baik terhadap dirinya sendiri maupun terhadap orang lain.


Oleh sang guru, ia diminta untuk menyiapkan sebatang balok kayu, palu dan paku. Dan dengan pendekatan serta sentuhan hati yang tulus, guru itu pun meminta kepadanya, agar setiap kali ia marah, ia harus menancapkan satu buah paku ke balok kayu dengan menggunakan palu yang sudah disiapkan. Berapa kali pun marah, ia harus melakukan hal tersebut dengan paku-paku yang baru. Ia pun menerima nasihat dari gurunya dan bersedia melakukannya.


Keesokan harinya, ia kembali dipanggil oleh sang guru di sekolah, dan ditanya, “dari kemarin sampai pagi ini sudah berapa buah paku yang engkau tancapkan di atas balok kayu itu?” Ia menjawab, “dua puluh, guru” jawabnya sambil menunduk malu. Dalam hati ia menyadari, ternyata hampir setiap satu jam ia marah kepada orang lain. Sang guru pun tidak berkomentar apa-apa, dan memintanya untuk kembali lagi minggu depan serta berpesan untuk terus melanjutkan kegiatan itu.

Satu minggu berlalu dan saatnya sang guru memanggilnya kembali. Dengan wajah berseri-seri, ia menghadap kepada gurunya dan berkata “terima kasih guru, karena nasihat yang guru berikan, yang tadinya satu hari saya menancapkan 20 buah paku, pelan-pelan mulai berkurang, dan dari kemarin hingga pagi ini saya sama sekali tidak menancapkan paku lagi”. Dan sang guru pun menjawab “bagus sekali nak. Kalau begitu, tugasmu selanjutnya adalah, setiap kali engkau berhasil menahan amarahmu, maka cabutlah satu paku yang engkau tancapkan sebelumnya. Setiap hari seperti itu, nanti engkau boleh kembali lagi setelah engkau berhasil mencabut semua paku di balok kayu itu”.

Hari demi hari berlalu, berganti minggu dan beberapa bulan kemudian murid itu pun kembali menghadap gurunya dengan wajah yang berseri-seri tetapi penuh dengan rasa penasaran. “Guru, saya telah mencabut semua paku seperti yang guru nasihatkan, setiap kali saya bisa mengendalikan amarah saya, dan saat ini semua paku sudah berhasil saya cabut” lapornya.

“Luar biasa sekali anakku. Tentu tidak mudah bagimu untuk melakukan apa yang aku sarankan. Dan sekarang, bolehkan aku bertamu ke rumahmu dan melihat paku-paku dan balok kayu itu?” Ia menjawab dengan cukup penasaran

“baiklah guru, tapi kalau boleh tahu, untuk apa guru melihat paku-paku dan balok kayu itu?” “Nanti kamu juga akan tahu” jawab sang guru.


Kemudian guru dan murid itu pun beriringan menuju ke rumah sang murid dan kemudian melihat balok kayu yang sudah bersih dari tancapan paku, tetapi balok kayu itu terlihat buruk karena bekas-bekas lubang paku yang dicabut. Lalu sang guru berkata “anakku, engkau sudah melakukan hal yang luar biasa dengan menahan amarahmu. Tapi engkau juga harus tahu, bahwa ada akibat yang engkau timbulkan dari amarahmu selama ini. Ketika engkau marah dan meluapkan emosimu dengan mengeluarkan kata-kata yang menyakiti hati orang lain, maka hal itu seperti kiasan paku yang menancap di balok kayu ini. Tidak ada bedanya kemarahan yang disengaja, maupun kemarahan yang spontan, semuanya sama-sama berakibat buruk bagi orang lain” kata sang guru dengan penuh bijaksana.


“Anakku, tidak cukup bagimu hanya menyesali, meminta maaf dan memohon ampunan kepada Allah Swt. atas apa yang pernah engkau perbuat. Permintaan maafmu kepada orang yang pernah engkau sakiti, ibarat engkau mencabut paku-paku itu dari balok kayu. Pakunya bisa dicabut, tetapi bekas lubang pakunya tidak bisa hilang. Demikian juga dengan sakit hati, barangkali orang lain bisa memaakan, tetapi belum tentu ia bisa melupakan apa yang pernah kita lakukan kepadanya. Oleh karena itu, janganlah engkau meremehkan kata-kata buruk, emosi dan kemarahanmu kepada orang lain, karena luka yang disebabkan oleh kata-kata, sama sakitnya dengan luka isik yang kita alami” pungkas sang guru. Murid itu pun menunduk dan menyadari sifat temperamental yang ia miliki selama ini, ternyata berdampak buruk bagi orang lain dan merugikan dirinya sendiri, dan ia pun berjanji untuk menjadi orang yang lebih baik dengan mengendalikan amarah dan emosinya dalam kehidupan berikutnya. (Dinarasikan kembali dari rumahinspirasi.com)

Wednesday, February 28, 2024

Materi PTS Genap 24

Materi PTS Genap

 

1.       QS. An Nur ayat 2.

o   Mengurutkan ayat

o   Isi kandungan

o   Arti potonga ayat

2.       QS. Al Isra 32

o   Melengkapi ayat

o   Hukum bacaan

o   Menjodohkan arti ayat

o   Contoh perilaku

o   Hikmah dilarangnya zina

3.       Zina

o   Definisi

o   Kategori zina

o   Dampak zina

o   Hikmah larangan zina

o   Kiat menghindari zina

o   Perilaku menjauhi zina

o   Predikat buruk dari zina

o   Hadis larangan zina

4.        Pergaulan bebas

o   Definisi

o   Contoh pergaulan bebas

o   Cara agar tergindar dari pergaulan bebas

5.       Mahabbah

o   Definisi 

o   Kiat menumbuhkan mahabbah

o   Mengapa harus meiliki rasa mahabbah?

6.        Khauf

o   Definisi

o   Contoh perilaku

o   Hadis khauf

7.       Raja’

o   Definisi 

8.        Tawakkal

o   Definisi

o   Mengapa harus tawakkal?

o   Contoh perilaku

 

 


Thursday, January 18, 2024

UH Pergaulan Bebas dan Zina

 *UH I*

*BAB 6*


1. Saat ini banyak anak muda yang mengaku bahwa dirinya islam, namun masih melakukan pergaulan bebas dalam kehidupan sehari-harinya. Bagaimana tanggapan anda? jelaskan!

2. Untuk meminimalisir terjadinya perbuatan zina di kalangan masyarakat, upaya apa yang harus dilakukan oleh pihak yang berwenang?

3. Tuliskan penyebab anak muda mudah terjerumus dalam pergaulan bebas dan zina! Dan berikan solusinya!

4. Sebuah larangan biasanya dilatarbelakangi adanya kekhawatiran. Begitu juga dengan larangan pergaulan bebas dan zina dalam ajaran islam. Jelaskan mengapa pergaulan bebas dan zina merupakan perbuata yang dilarang oleh Allah SWT.?

5. Bagaimana pendapat kalian jika melihat tayangan berita tentang penemuan mayat bayi di tempat sampah, berita tentang tindak pidana aborsi dan lain sebagainya. Bisakah hal tersebut dihindari? Apa yang seharusnya kita lakukan terutama oleh kalangan pemuda dan pelajar? Jelaskan pendapatmu!

6. Perhatikan hadis berikut!

Dari Ibnu Abbas RA, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda; ”Janganlah sekali-kali salah seorang dari kalian menyepi dengan seorang perempuan kecuali bersama mahramnya.” HR Bukhari Muslim

 Jelaskan maksud dari hadis tersebut diatas!

7. Seorang yang melakukan zina muhson dapat dijatuhi hukuman rajam, apabila  ada  proses pembuktian dan memenuhi 4 syarat. Sebutkan apa saja syarat tersebut! 

8. Mengapa hukuman terhadap tuduhan perzinahan dalam islam sangat berat?

Jelaskan hukuman bagi orang yang menuduh zina terhadap orang yang jelas-jelas baik!

9. Apa yang dimaksud dengan aurat dalam islam? 

Mengapa umat islam diperintahkan untuk menjaga aurat dengan sungguh-sungguh?

10. Apakan anda mengikuti kegiatan secara aktif? Sebutkan kegiatan positif yang anda ikuti!


Selamat mengerjakan.

Sunday, October 22, 2023

tugas membuat video

 Tugas kelompok

Bab II (Syu’abul Iman)

 

Materi tugas   : 77 Cabang iman (yang berkaitan dengan hati, lesan dan perbuatan)

Ketentuan       : Setiap kelompok terdiir dari 3 siswa/siswi

Tugas                 :

1.       Tiap kelompok mencari contoh perilaku tiga cabang iman.

        mencakup :

        *) Cabang Iman yang berkaitan dengan hati

        *) Cabang Iman yang berkaitan dengan lesan

        *) Cabang Iman yang berkaitan dengan perbuatan anggota tubuh

2.       Contoh perilaku dibuat dalam bentuk video pendek (60`)

a.       15` pembukaan + identitas pembuat video

b.       30` isi konten

c.       15` penutupan

3.       Aplikasi edit video bebas

4.       Waktu pengerjaan 2 minggu.

5.       Tugas dikumpulkan di link ( ___________________ ) disampaikan Pak Guru.

 


Thursday, October 19, 2023

Ulangan Harian Cabang-cabang Iman

 

 

 

1.       Berikan masing-masing 3 contoh penerapan perilaku mulia pengamalan syu’abul iman!

2.       Berdasarkan QS. Al-Anfal ayat 2, bagaimanakah seharusnya seorang yang beriman itu?

3.       Sebutkan tanda-tanda orang yang beriman sebagaimana dijelaskan dalam QS. Al-Mukminun ayat 1-11.!

4.       Tuliskan (arti) dalil yang menjelaskan tentang syu’abul iman / cabang-cabang iman!

5.       Sebutkan tanda-tanda orang yang munafik dan orang yang mati hatinya.!

6.       Jelaskan cara-cara membiasakan sikap disiplin, jujur dan tanggung jawab sebagai penerapan syu’abul iman dalam kehidupan!

7.       Perhatikan narasi berikut!

Andy berasal dari  dari keluarga muslim dan hidup di lingkungan masyarakat yang mayoritas beragama islam. Namun demikian andy jarang melaksanakan shalat lima waktu, bisa membaca ayat al-Quran tetapi tidak pernah membacanya, setiap bulan Ramadhan, andy lebih sering meninggalkan puasa, padahal usianya sudah 18 tahun. Sementara dalam pergaulan kesehariannya, andy kurang disenangi karena tidak amanah dan sering berdusta.

Dari narasi tersebut, jika dikaitkan dengan keimanan seseorang, bagaimana tanggapan kalian!

8.       Tuliskan 5 (arti) hadis tentang kalimat tahlil (laailaaha illallah)!


Thursday, February 9, 2023

Bacaan dzikir doa setelah Sholat Fardhu

Bacaan Dzikir dan Doa setelah Sholat Fardhu 


 

Tuesday, January 17, 2023

Doa Membuka jurusan (sekolah) baru

 بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ , وَالعَاقِبَة لِلْمُتَّقِيْنَ وَالصَّلاَة ُوَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ

وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ

Ya Allah! Ya Munzilar Rahmah! Wa Ya Fatihal Barakah!

Segala pujian dan kesyukuran hanya buat Mu Tuhan Yang Maha Melimpah Ruah Kerahmatan dan Keberkatan-Nya. Kami panjatkan rasa kesyukuran kepada Mu kerana dengan inayah dan rahmat Mu dapat kami menyempurnakan peresmian kurisan baru di SMK PANCASILA 1 KUTOARJO pada hari ini. Kami pohonkan agar majlis ini senantiasa diiringi lembayung rahmat dan berkat dari Mu sehingga ke akhirnya.

Ya Allah! Ya Zal Jalali Wal Ikram!

Dengan terbinanya JURUSAN baru ini, bantulah kami bagi mencapai hasrat yang tersirat dalam visi dan misi sekolah ini demi mencapai objektif yang kami ingini selaras dengan usaha kami mencapai matlamat membangun modal insan dan membina negara bangsa.

Kurniakanlah kepada kami hati yang ikhlas dalam menyempurnakan tanggungjawab yang berat ini dengan sebaiknya. Dorongkanlah hati kami serta seluruh warga sekolah ini rasa kesungguhan, komitmen dan iltizam yang tinggi untuk membangun, membina serta mendidik dan memartabat anak bangsa yang berjasa kepada agama, bangsa dan negara seterusnya menjadikan seluruh aktiviti dunia pendidikan sebagai ibadah semata-mata mengharapkan rahmat dan keredhaanMu.

Ya Allah! Ya Rahman! Ya Rahim!

Kurniakanlah kepada kami kesabaran yang mantap, ketabahan yang jitu, kerjasama yang tinggi, semangat permuafakatan yang padu dan semangat juang yang tidak mengenal arti putus asa dalam memikul tanggungjawab ini dan berusaha menyumbang tenaga, idea dan fikiran demi meningkatkan kualitas pendidikan pelajar-pelajar sekolah ini khasnya dan di dalam dunia pendidikan umumnya.

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ جَمْعَنَا هَذَا جَمْعًا مَرْحُوْمًا ، وَتَفَرُّقَـَنَا مِنْ بَعْدِهِ تَفَرُّقاً مَعْصُوْمًا ، وَلاَ تَجْعَلِ اللَّهُمَّ فِيْنَا وَلاَ مَعَنَا وَلاَ مَنْ يَتْبَعُنَا شَقِيًّا وَلاَ مَطْرُوْدًا وَلاَ مَحْرُوْمًا .

رَبَّنَا ءَاتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَة ً وَفِي الأخِرَةِ حَسَنَة ًوَقِنَا عَذَابَ النَّار ِ

وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ ، وَالْحَمْدُلِلَّهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ

Sunday, November 27, 2022

USAL-USUL IZRAIL MENJADI MALAIKAT PENCABUT NYAWA

 USAL-USUL IZRAIL MENJADI MALAIKAT PENCABUT NYAWA


Ketika Allah SWT akan menciptakan Nabi Adam AS Allah memberikan wahyu pada bumi:
“Aku akan membuat ciptaan dari permukaanmu yang mana sebagian ada yang taat dan ada yang bermaksiat, yang taat akan masuk ke Surga, sedangkan yang durhaka akan masuk ke Neraka”.

Monday, November 14, 2022

Memahami makna Asmaul Husna PAI Kelas 10

 

Memahami makna Asmaul Husna

materi PAI Kelas 10 Kurikulum 2013

 

Marilah kita perdalam pemahaman kita tentangnya dengan mempelajari beberapa Asmaul Husna berikut:

 

1. Al-Karim

(Maha Mulia):

Mari kita pelajari QS An-Naml/27 ayat 40 :

Artinya:

“Barang siapa bersyukur, maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya, dan barangsiapa yang ingkar maka sesungguhnya rabbku maha cukup dan maha mulia”.

Allah memiliki sifat al-Kariim, artinya Allah Maha Mulia, ajaranNya pun mengandung kemuliaan. Menurut kamus besar bahasa Indonesia, mulia dimaknai dengan tinggi (derajat, pangkat, jabatan), luhur (budi), dan bermutu tinggi.

Saturday, November 12, 2022

Perilaku yang mencerminkan Sikap memahami Asmaul Husna

Menerapkan Akhlak Mulia

Asmaul Husna

(al-Kariim, al-Mu’min, al-Wakiil, al-Matiin, al-Jaami’, al-‘Adl, dan al-Akhiir)


1. Al-Karim

Kita dapat meneladani asmaul husna Al-Karim dengan cara berikut:

a. Berupaya menjadi orang yang dermawan. Orang yang dermawan akan menyedekahkan sebagian harta bendanya untuk kemaslahatan umat atau menolong kepada orang-orang yang membutuhkan pertolongan. Kenapa demikian? Karena segala yang kita miliki sebenarnya bukanlah milik kita. Akan tetapi milik Allah yang dititipkan kepada kita. Oleh karena itu, sudah sepantasnya harta kita digunakan untuk kebaikan bersama.

Sunday, October 30, 2022

SOAL UH Bab IV Fikih Muamalah

1. Sebutkan akad yang ada di dalam Asuransi Syariah, dan jelaskan!

2. Sebutkan syarat dan rukun dari asuransi syariah!

Wednesday, October 26, 2022

Asuransi Syariah

 

ASURANSI SYARIAH


Pengertian Asuransi Syariah

Asuransi syariah atau juga dikenal dengan asuransi takaful yaitu berasal dari bahasa Arab dari kata dasar takafala, Yatakafalu, Kuflan ( تكافل – يتكافل – كافلا ) yang artinya saling menanggung atau menanggung bersama. Menurut istilah asuransi syariah atau takaful adalah pengaturan risiko yang memenuhi ketentuan syariah, tolong menolong (symbiosis mutualisme) yang melibatkan peserta asuransi dan pengelola, serta berdasarkan pada ketentuan Al-Qur`an dan sunah.

Koperasi Syariah

 

KOPERASI SYARIAH

Pengertian Koperasi Syariah

Koperasi syariah adalah badan usaha koperasi yang menjalankan aktivitas usaha dengan prinsip, tujuan dan kegiatannya berlandaskan pada Al-Qur`an dan hadis.

Dalam pengertian yang lain, koperasi syariah adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip syariah, sekaligus sebagai gerakan ekonomi kerakyatan dengan prinsip kekeluargaan.

Bank Syariah

 

BANK SYARIAH

Pengertian Bank Syariah

Menurut Undang-undang Nomor 21 tahun 2008 tentang Perbankan Syariah, pengertian bank syariah adalah bank yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip syariah, yang terdiri dari Bank Umum Syariah dan Bank Rakyat Syariah.

Bank syariah merupakan lembaga keuangan yang berbasis syariah Islam. Dalam skala yang luas, bank syariah merupakan lembaga keuangan yang memposisikan dirinya sebagai pemain aktif dalam mendukung dan memainkan iklim investasi bagi masyarakat. Bank syariah mendorong masyarakat untuk berinvestasi dengan memanfaatkan produk-produk yang dikeluarkan oleh mereka, di samping itu, bank syariah juga aktif dalam mengembangkan investasi di masyarakat.

 

Sunday, September 18, 2022

Rangkuman PAI SMK Bab 3 Kurikulum Merdeka

Rangkuman PAI Kelas 10 SMA Bab 3: Menjalani Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Berfoya- foya, Riya’, Sum’ah, Takabbur, dan Hasad


Hidup Berfoya-Foya
Pengertian Sifat Hidup Berfoya-Foya (Tabdzir atau Isrof)
Sikap tabzir dan israf memiliki kemiripan perngertian dan makna. Tabzir (boros) adalah perilaku membelanjakan harta tidak pada jalannya. Dengan kata lain, yang dimaksud pemborosan yaitu mengeluarkan harta tidak haq. Apabila seseorang mengeluarkan harta sangat banyak tetapi untuk hal-hal yang dibenarkan oleh Islam, maka bukan termasuk pemborosan. Sebaliknya, jika seseorang mengeluarkan harta meskipun sedikit, tetapi untuk hal-hal yang dilarang agama, maka ia termasuk pemboros.
Allah Swt sangat tidak menyukai seseorang yang mempergunakan harta secara berlebihan (israf) dan tanpa manfaat. Mereka menghamburkan harta sia-sia dan melupakan hak-hak orang lain atas hartanya. Seseorang disebut berperilaku israf apabila ia membelanjakan harta melewati batas kepatutan menurut ajaran Islam, dan tidak ada nilai manfaatnya untuk kepentingan dunia maupun akhirat. Sifat israf ini dipengaruhi oleh godaan uang dan harta pada seseorang yang lemah imannya.

Contoh Perilaku Sifat Hidup Berfoya-foya (Tabzir dan Israf)

Contoh Tabzir dan Israf dalam Makan dan Minum
Seseorang mengambil banyak makanan dan minuman pada suatu acara tasyakuran. Ia takut tidak mendapat bagian, tanpa sama sekali tidak mempertimbangkan daya tampung perut. Akhirnya ia tidak sanggup menghabiskan makanan dan minuman tersebut.

Contoh Tabzir dan Israf dalam Berbicara
Berkata-kata yang tidak penting dan tidak perlu, baik secara langsung bertemu dengan lawan bicara ataupun melalui media elektronik, termasuk media sosial. Contoh lain misalnya, menggunakan kuota internet untuk searching dan chatting hal-hal yang tidak perlu.

Contoh Tabzir dan Israf dalam Penampilan
Memakai perhiasan emas di kedua tangan, leher, jari jemari, dan kaki pada saat pertemuan warga. Berpakaian mahal, mewah lengkap dengan tas import dari luar negeri.


Dampak Negatif Sifat Hidup Berfoya-Foya (Tabdzir atau Isrof)
1.     Terlalu sibuk mengurusi kebahagiaan duniawi, melalaikan akhirat.
2.     Menimbulkan sifat iri, dengki, dan pamer.
3.     Dapat memicu frustasi apabila hartanya habis.
4.     Berpotensi menimbulkan sifat kikir.


Cara Menghindari Sifat Hidup Berfoya-Foya (Tabdzir atau Isrof)
1.     Membelanjakan harta sesuai dengan skala prioritas kebutuhan.
2.     Membiasakan bersedekah dan membantu orang lain.
3.     Bergaya hidup sederhana.
4.     Selalu bersyukur.
5.     Bertindak selektif dan terencana.
6.     Bersikap rendah hati.


Riya dan Sum’ah
Pengertian Sifat Riya’ dan Sum’ah
Secara bahasa, sum’ah berarti memperdengarkan. Secara istilah, sum’ah yaitu memberitahukan atau memperdengarkan amal ibadah yang dilakukan kepada orang lain agar dirinya mendapat pujian atau sanjungan.
Riya’, secara bahasa berarti menampakkan atau memperlihatkan. Secara istilah, riya’ yaitu melakukan ibadah dengan niat supaya mendapat pujian atau penghargaan dari orang lain.
Riya’ dibagi menjadi dua tingkatan, yaitu riya’ khalish dan riya’ syirik. Riya’ khalish yaitu melakukan ibadah hanya untuk mendapat pujian dari manusia semata. Sedangkan riya’ syirik yaitu melakukan suatu perbuatan karena niat menjalankan perintah Allah, dan sekaligus juga karena ingin mendapatkan sanjungan dari orang lain.
Riya’ dan sum’ah merupakan sifat tercela yang menyebabkan amal ibadah menjadi sia-sia. Sifat riya’ dan sum’ah bisa muncul pada diri seseorang pada saat melakukan ibadah ataupun setelah melakukannya. Rasulullah Saw menegaskan bahwa riya’ termasuk syirik khafi, yaitu syirik yang samar dan tersembunyi. Hal ini dikarenakan sifat riya’ terkait dengan niat dalam hati, sedangkan isi hati manusia hanya diketahui oleh Allah Swt.


Ciri-Ciri Riya’ dan Sum’ah
1.     Selalu menyebut dan mengungkit amal baik yang pernah dilakukan.
2.     Beramal hanya sekadar ikut-ikutan bersama orang lain.
3.     Malas atau enggan melakukan amal saleh apabila tidak dilihat oleh orang lain.
4.     Melakukan amal kebaikan apabila sedang berada di tengah khalayak ramai.
5.     Amalannya selalu ingin dilihat dan didengar agar dipuji oleh orang lain.
6.     Ekspresi amal berbeda karena sedang dilihat oleh orang lain atau tidak.
7.     Tampak lebih rajin dan bersemangat dalam beramal saat mendapat sanjungan, sebaliknya semangatnya akan turun apabila mendapat cemoohan dari orang lain.


Dampak Negatif Riya’ dan Sum’ah
1.     Muncul rasa tidak puas atas amal yang telah dikerjakan.
2.     Muncul rasa gelisah saat melakukan amal kebaikan.
3.     Merusak nilai pahala dari suatu ibadah, bahkan bisa hilang sama sekali.
4.     Mengurangi kepercayaan dan simpati dari orang lain.
5.     Menyesal apabila amalnya tidak diperhatikan oleh orang lain.
6.     Menimbulkan sentimen pribadi dari orang lain karena adanya perasaan iri dan dengki.


Cara Menghindari Sifat Riya’ dan Sum’ah
1.     Meluruskan niat.
2.     Menyadari bahwa dirinya adalah hamba Allah Swt.
3.     Memohon pertolongan Allah Swt.
4.     Memperbanyak rasa syukur.
5.     Memperbanyak ingat kematian.
6.     Membiasakan hidup sederhana.


Takabur
Pengertian Sifat Takabur
Takabur adalah sikap seseorang yang menunjukkan sifat sombong atau merasa lebih kuat, lebih hebat dibanding orang lain. Orang takabur selalu meremehkan dan merendahkan orang lain, tidak mau mengakui kehebatan dan keberhasilan orang lain, dan menolak kebenaran. Pendapat orang lain dianggap tidak ada gunanya, dan tak mau menerima saran dari orang lain. Sifat takabur termasuk penyakit hati yang sangat dibenci oleh Allah Swt, karena membuat seseorang ingin terus menerus menunjukkan kehebatan dirinya di hadapan orang lain.
 
Allah Swt.berfirman dalam Q.S al-A’raf/7: 40 berikut ini:

اِنَّ الَّذِيْنَ كَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَا وَاسْتَكْبَرُوْا عَنْهَا لَا تُفَتَّحُ لَهُمْ اَبْوَابُ السَّمَاۤءِ وَلَا يَدْخُلُوْنَ الْجَنَّةَ حَتّٰى يَلِجَ الْجَمَلُ فِيْ سَمِّ الْخِيَاطِ ۗ وَكَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُجْرِمِيْنَ

“Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, tidak akan dibukakan pintu-pintu langit bagi mereka, dan mereka tidak akan masuk surga, sebelum unta masuk ke dalam lubang jarum. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat.” (Q.S al-A’raf/7: 40)

Dampak Negative Sifat Takabur
1.     Dibenci oleh Allah Swt. dan rasul-Nya
2.     Dibenci dan dijauhi oleh masyarakat
3.     Mata hatinya terkunci dari memperoleh hidayah kebenaran
4.     Mendapatkan siksa dan kehinaan di akhirat
5.     Dimasukkan kedalam neraka

Cara Menghindari Sifat Takabur
1.     Menyadari kekurangan dan kelemahan dirinya. Semua manusia pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Oleh karena itu, penting untuk menyadari kekurangan dan kelemahan tersebut agar tidak merasa lebih hebat dari orang lain.
2.     Menyadari bahwa hidup di dunia hanya sementara. Pada saat yang sudah ditentukan, kematian akan menjemput setiap manusia. Itu artinya, kehidupan di dunia hanya sebentar dan sementara. Banyak orang menjadi takabur karena melupakan hal ini. Mereka mengira bahwa kehidupan dunia kekal selamanya, hingga lupa bekal hidup di akhirat.
3.     Berusaha selalu menghargai orang lain. Sikap menghargai orang lain dapat ditumbuhkan dengan selalu berpikir positif. Kekurangan dan kelemahan yang ada pada orang lain bukan untuk dicaci maki, tetapi untuk dimaklumi dan dibantu sesuai kemampuan. Jika sudah mampu menghargai orang lain, maka dengan sendirinya sifat takabur akan hilang.
4.     Bersifat rendah hati (tawadhu’). Rendah hati merupakan lawan dari sifat takabur. Setiap kelebihan yang dimiliki oleh seseorang merupakan karunia dari Allah Swt. Bisa saja nikmat dan karunia tersebut dicabut oleh Allah Swt. dari diri seorang hamba.

 
Hasad
Pengertian Sifat Hasad
Hasad adalah sifat seseorang yang merasa tidak senang terhadap kebahagiaan orang lain karena memperoleh suatu nikmat dan berusaha menghilangkan nikmat tersebut. Sifat ini muncul pada diri seseorang dikarenakan adanya rasa benci terhadap segala sesuatu yang dimiliki orang lain, baik berupa harta benda ataupun jabatan. Misalnya, ketika ada teman membeli gadget baru, kalian merasa tidak senang dengan keadaan tersebut, sedangkan kalian belum bisa mempunyai barang tersebut.

Jenis-Jenis Hasad
Menurut Imam Ghazali, ada tiga jenis hasad yang membahayakan manusia, yaitu:
1.     Mengharapkan hilangnya kenikmatan yang dimiliki orang lain, dan ia mendapatkan nikmat tersebut
2.     Mengharapkan hilangnya kebahagiaan orang lain, sekalipun ia tidak mendapatkan apa yang membuat orang tersebut bahagia. Asalkan orang lain jatuh menderita, maka ia merasa bahagia.
3.     Merasa tidak ridha terhadap nikmat yang diberikan oleh Allah Swt. kepada orang lain, meskipun ia tidak mengharapkan hilangnya nikmat dari orang tersebut. Ia benci apabila orang lain dapat menyamai atau melebihi apa yang diterimanya dari Allah Swt.

Dampak Sifat Hasad
1.     Menentang takdir Allah Swt.
2.     Hati menjadi susah.
3.     Menghalangi keinginan berdoa kepada Allah Swt.
4.     Meremehkan nikmat dari Allah Swt.
5.     Merendahkan martabat orang lain.

Cara Menghindari Sifat Hasad
1.     Meyakini keadilan Allah Swt.
2.     Memperbanyak rasa syukur.
3.     Menjaga sifat rendah hati (tawadhu’).
4.     Senang membantu orang lain.
5.     Mempererat tali silaturahmi.
6.     Mendahulukan kepentingan umum.